Tampilkan postingan dengan label Blog Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blog Tips. Tampilkan semua postingan

Mengapa Komentar Spam Berbahaya dan Apa Solusinya?

Beberapa hari ini saya telah dan masih berjuang habis-habisan untuk menyeleksi komentar di setiap posting blog. Sampai hari ini, sekitar 2000an komentar spam telah saya hapus dan masih terus bertambah nantinya. Total ada 7ribuan komentar spam yang telah terhapus sejauh ini di buka-rahasia.blogspot.com. Bukan karena faktor kualitas komentar yang menjadi sebab utama, melainkan karena saya sudah jengah membiarkan komentar-komentar spam yang semakin menggunung dan mulai memberikan efek negatif terhadap posting blog.

Cara Menghadapi Komentar Spam Blog.
Mungkin ini juga terjadi pada sobat semua, anda membaca sebuah artikel blog atau video di internet, kemudian bertemu dengan komentar-komentar sampah dan tidak relevan. Anda mungkin berpikir, ini apaan sih? Apa yang terlintas di benak anda, suka atau tidak suka? Beberapa webmaster dan blogger menyalahgunakan fitur komentar tersebut dengan mengeksplotasi dan menanamkan keyword dan jutaan link untuk meningkatkan ranking organiknya. Apa faktanya?

Faktanya, komentar spam itu parah!

Komentar spam bisa diartikan serta diwujudkan dalam banyak bentuk dan cara. Jika dibahas tentu tidak cukup satu halaman ini berbicara. Akan tetapi, jika dibicarakan secara general, komentar spam berarti komentar yang tidak diharapkan, tidak berkaitan, serta tidak ditujukan untuk merespon atau mendiskusikan sebuah pembicaraan di dalam artikel/posting blog. Tujuannya hanyalah untuk meninggalkan "jejak", berpromosi tanpa cara yang layak, dan yang terakhir, untuk meninggalkan link spam (demi SEO, katanya). Spam secara umum memiliki tujuan yang hampir sama, tetapi melalui banyak media seperti email, facebook message, status, aplikasi, tweet (biasanya menggunakan via @ profil yang populer), SMS, dan banyak lagi. Tujuan utamanya untuk menggapai pelanggan secara untung-untungan dan ada (yang terparah) untuk membahayakan orang lain (phising, malware, virus, scam, dll).

Jadi, pada intinya, segala sesuatu dalam bentuk pesan yang dikirimkan tanpa otorisasi dan atau tidak diharapkan disebut sebagai SPAM.

Di Blog berplatform WordPress, saya dapat dengan mudah melakukan apapun karena pengaturan/settings serta penggunaan plugin adalah perkara mudah. Tapi di Blogger, sangat sulit. Misalnya, ketika kita mengkategorikan sebuah komentar sebagai spam, maka komentar berikutnya dari sumber yang sama tidak langsung teridentifikasi. Saya harus melakukan berulang-ulang hingga sistem penyaring spam Blogger "menyadari" ini. Sebaliknya, komentar bukan spam justru dimasukkan ke dalam spam secara otomatis!

Namun demikian, itu tidak menyurutkan niat saya untuk memerangi spam di blog ini. Menghabiskan waktu berjam-jam menghapus spam tiap harinya menurut saya jauh lebih baik daripada "memelihara" komentar spam. Apa alasannya? Komentar spam tidak hanya membuat situs anda menurun kualitasnya, tapi juga kepercayaan pembaca. 

Saya pernah mendapatkan komentar dari sobat Blogger mengenai komentar spam yang tidak dihapus dan mempertanyakan kejelian serta keseriusan saya dalam mengurus blog. Sebagai pembaca, dia merasa risih jika harus melihat komentar-komentar spam dimana dia seharusnya mempelajari komentar sebagai lanjutan dia membaca artikel di atasnya. Saya juga mendapat banyak email dari sobat-sobat Blogger yang dengan baik menyampaikan ada komentar spam di halaman posting blog saya. Ini terjadi ketika masa saya jarang mengupdate blog karena pekerjaan dunia offline yang menggunung. Ini sekaligus membuktikan bahwa pembaca pun juga tidak menghendaki komentar spam.

Sebagai pengalaman pribadi, saya pun membuktikan bahwa komentar spam memang (maaf) "menjijikkan". Sebagai surfer internet, saya sering bertandang ke blog-blog lain. Ketika selesai membaca, saya biasa scroll ke bawah untuk melihat komentar-komentar dan melihat kalau-kalau ada diskusi lanjutan yang menarik. Sayangnya, di beberapa artikel blog, saya sering menemui banyak spam, dan biasanya jika sudah terlanjur banyak, saya mengurungkan niat untuk memberikan komentar. 

Seketika juga, saya semakin merasa tidak percaya dengan identitas produk dan link situs yang diusung dalam komentar-komentar spam tersebut. Bisa jadi, sebenarnya produk itu tidak bersalah, tapi karena banyaknya "nama produk" itu muncul di berbagai komentar spam, tingkat kepercayaan saya makin menurun. Rupanya si spammer tidak menyadari, bahwa dengan caranya itu, tidak hanya dia saja yang reputasinya menurun, tapi juga produk yang dipromosikannya, meskipun dia cuma reseller atau promotor. Ini yang jarang dibicarakan dalam dunia internet marketing, meskipun sudah banyak case study dilakukan dan hasilnya demikian. Nah, tentu ini juga berlaku bagi anda yang mengusung nama blog.

(Saya harap anda belum bosan, karena kita akan masuk ke bagian pentingnya... hehe)

Jika di-breakdown, setidaknya, ada 3 poin besar efek komentar spam:


1. Komentar spam merusak reputasi.
Bayangkan seorang pengunjung datang dan membaca halaman posting anda, seperti yang saya lakukan di atas. Si pengunjung kemudian melihat komentar-komentar spam di bawahnya. Dia akan berpikir panjang untuk meninggalkan komentar, karena komentarnya "hanya" akan dinilai "kecil" di antara komentar-komentar spam tersebut. Kepercayaannya pada anda pun menurun karena faktor manajemen blog dan otoritas. Demikian juga bagi spammer. Kepercayaan orang terhadapnya juga menurun. Semakin banyak spam yang dibuat olehnya, semakin turun reputasinya, karena dia semakin dikenal sebagai spammer. Bahayanya, jika ternyata si spammer mengusung produk atau website lain (misalnya sebagai jasa backlink spam), produk dan website yang semestinya tidak bersalah ikut terkena imbasnya.

2. Komentar spam menurunkan ranking SEO
Anda pun sudah jelas tahu dan melihat bahwa Google menurunkan ranking situs-situs yang mengarahkan link pada situs-situs berkualitas rendah, dan juga situs-situs berkualitas rendah itu sendiri. 

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada 2009 lampau, Google berbicara mengenai fakta komentar spam:

a. Menyalahgunakan fitur komentar pada situs yang semestinya tidak bersalah adalah cara yang buruk dan beresiko. Jika demikian kejadiannya, maka anda telah menodai kerja keras seseorang dan menurunkan kualitas web, mengubah sebuah sumber informasi yang berkualitas menjadi sekumpulan keyword yang tidak masuk akal.

Ini berkaitan dengan isi komentar yang sama sekali tidak relevan dengan isi artikel/posting. Artinya komentar tersebut memang bukan ditujukan untuk mendiskusikan atau merespon isi, tapi hanya sekedar untuk berpromosi, meninggalkan jejak, dan tujuan-tujuan buruk lainnya. Komentar tidak relevan membuat konsistensi dan relevansi konten dalam sebuah halaman menurun. Semakin banyak spam, semakin menurun relevansinya. Efeknya jelas kepada ranking.

b. Spammer seringkali menggunakan fitur komentar untuk membangun link situs (yang diragukan kualitasnya) guna meningkatkan ranking. Google memiliki pemahaman grafik link web, dan memiliki algoritma untuk mendeteksi dan menangani link spam (sekarang juga didukung Penguin). Spammer bisa menghabiskan waktu berjam-jam hingga seharian untuk meninggalkan jejak link di berbagai artikel blog. Sebenarnya ini sia-sia saja, karena pengaruhnya hanya kecil sekali bahkan tidak ada karena Google sangat jeli untuk tidak memberikan bobot nilai pada link-link semacam ini. Daripada menghabiskan waktu dan energi sia-sia seperti itu, lebih baik manfaatkan untuk menciptakan produk konten yang bermanfaat bagi masyarakat internet.

Yang perlu diperhatikan adalah pada situs yang mengandung link-link spam. Meskipun situs itu tidak bersalah, bahkan tidak tahu, namun visibilitas dan rankingnya bisa menurun drastis karena link-link tersebut. Jadi jika website anda menerima link-link semacam ini, dan jumlahnya semakin menggunung, maka peringkat atau ranking anda terancam. Ratusan link, meskipun nofollow, tetap akan berbahaya karena ini menunjukkan ketidakwajaran sebuah halaman web. Memberikan rujukan kepada ratusan link eksternal dan tidak relevan bukan hal yang baik dan wajar, baik di mata manusia maupun search engine. Apalagi jika komentar web anda dofollow, bisa anda bayangkan sendiri efeknya...

3. Komentar spam melukai dunia Blogosphere
Menurut saya, seorang blogger tidak hanya bertanggungjawab pada blognya sendiri namun juga kepada seluruh dunia blogosphere. Jika sebuah blog memperbolehkan komentar spam dan membiarkannya terjadi, maka artinya dia memberikan pemahaman pada para spammer bahwa mereka boleh melakukan apapun yang mereka suka pada blog-blog lainnya. Jika seorang blogger memiliki kebiasaan melakukan spam, maka dia memberi signal pada dunia internet bahwa semua blogger juga melakukan hal yang sama, sekaligus memberi contoh negatif permisif bahwa melakukan spam pada komentar adalah hal wajar. Semua berawal dari satu, kemudian menjamur menjadi sebuah kewajaran. Ini tentu benar-benar melukai dunia blogosphere dimana para blogger seharusnya bisa bertemu, berdiskusi, berbagi ide, dan bersosialisasi secara nyaman. 

Saya bisa bayangkan betapa banyaknya blog mati setiap harinya masih rutin dibombardir oleh spam. Bahkan ada banyak pula blog yang mati karena spam!

Solusi Menghadapi Komentar Spam

Sebagai kebijakan pribadi, saya kini melakukan moderasi komentar sebelum dapat diterbitkan serta mengubah fitur komentator untuk menghindari anonimitas. Sebelumnya saya tidak melakukan moderasi, tapi karena kini banyak spammer pun memiliki profil Google atau Blogger, dan spam masih menjamur, maka terpaksa moderasi diambil sebagai solusi. Ini sangat efektif, saya bisa menyaring, bahkan menjawab komentar penting dengan jauh lebih urut dan baik karena semua komentar terbaca.

Sebagai saran, berikut beberapa poin yang dapat dilakukan untuk menghindari komentar spam dan efeknya:
1. Jangan izinkan komentar anonymous. Seorang yang benar-benar berniat untuk berkomentar tentu tidak bersembunyi.
2. Gunakan captcha atau tool sejenis untuk menghindari komentar otomatis (robot). Ini paling sering terjadi pada blog-blog CMS seperti WordPress.
3. Gunakan plugin atau module antispam (akismet, WP AntiSpam, apa saja yang menurut anda efektif) jika anda menggunakan platform CMS seperti WordPress.
4. Gunakan rel="nofollow" pada komentar. Pada beberapa blog seperti WordPress, Blogger, Joomla, dll atribut ini sudah ada secara default.
5. Aktifkan moderasi komentar. Ini cara yang menurut saya paling efektif.
6. Hapus segera jika ditemukan komentar spam.

Cara Mengidentifikasi Komentar Spam

Cara-cara seperti moderasi tidak akan efektif apabila anda tidak dapat mencermati komentar secara mendalam. Bisa jadi sebuah komentar spam akan lolos karena seolah-olah tampak natural. Berikut ciri-ciri yang jelas maupun samar:
1. Komentar berisi link. Jangan pernah toleransi komentar berisi link sebagus apapun itu. Sebab komentar berisi link sudah jelas memiliki tujuan tersendiri meskipun sang komentator tampak tulus.
2. Nama komentator (anchor text) terlalu generik, atau menggunakan keyword-keyword umum. Biasanya didominasi nama obat-obatan, gambling, perumahan, dll atau keyword generik terdiri dari kata-kata panjang, misalnya keyword-keyword kontes SEO. Tidak ada tujuan lain selain "menyembah Google".
3. Komentar yang cukup pendek dan seolah memuji, di atasnya nama komentator dengan keyword tidak relevan sama sekali. Biasanya seperti ini, "Nice site!", "Nice blog", "Keren", "Makasih", dll. Saya menganggap komentar demikian terlalu mengada-ada.
4. Komentar panjang tapi terlalu umum. Sering ditemui dalam bahasa Inggris atau hasil translate dari Indonesia dan sebaliknya. Seolah memuji, bahkan kadang mengkritik. Contoh: "You have a very good topic to talk about. It is a luck for me to drop by! Keep up the good work! Only, your site is too slow. But it's okay. I will come here often." Ini adalah kalimat generik, biasanya dilakukan oleh robot, atau digunakan oleh spammer manual berkali-kali di berbagai komentar (copy paste). Tentu bervariasi. Ada jasa backlink otomatis yang menyediakan template isi komentar, dalam PHP, JS, dll.
5. Seringkali ada komentar yang menyisipkan link dalam komentar yang relevan. Biasanya dilakukan secara manual. Contoh "Tutorial blog yang bagus mas. Jadi tahu bagaimana cara membuat permalink." Tidak ada tujuan lain selain mencari relevansi dan mengarahkan backlink demi memuja "sang dewa SEO".
6. Komentar jauh dari topik tanpa tedeng aling-aling. Contoh: "Ada berita bagus. Bisnis online ABC yang terbukti membayar, jangan lewatkan kesempatan ini. Langsung kunjungi LINK!".
7. Komentar dan atau nama komentator berisi link referral affiliate. Ini sudah jelas, tak ada toleransi sedikitpun!

Masih ada banyak contoh kasus yang berbeda, namun serupa identifikasinya. 

Kesimpulan

Komentar bisa menjadi sumber informasi yang baik dan menjadi alat berdiskusi dengan pengunjung, pembaca, atau sesama blogger. Konten yang relevan dan sangat bermanfaat seperti ini tidak boleh diisi dengan keyword-keyword dan link-link sampah. Oleh karena itu, sebagai wacana dan saran, sebaiknya anda mereview kembali fitur komentar blog anda demi kebaikan perkembangan web/blog, pengunjung, ranking web/blog, dan juga dunia internet pada umumnya. Menyampaikan dan berbagi komentar secara beretika adalah sesuatu yang indah...

Have a nice blogging, and... commenting :)

© copyright 2013 - 'til drop. buka-rahasia.blogspot.com

Untuk Apa dan Siapa Anda Menulis Artikel Blog?

Background 

Hobi seorang blogger, sekaligus pengguna internet, adalah surfing, browsing, membaca artikel-artikel blog, mengambil manfaat, mengetahui hal baru, dan menyerap ilmu yang ada di dalam artikel-artikel tersebut. Sebagai blogger, saya memahami betul bahwa menulis bukanlah pekerjaan sambil lalu, sehingga menilai sebuah artikel/konten blog secara strictly sepertinya bukanlah hal yang bisa dilakukan semena-mena.

Tapi sebagai pembaca umum, layaknya seluruh pengguna internet di dunia ini, kadang saya merasa agak jengah apabila membaca artikel yang penuh dengan keyword-keyword tidak jelas atau isinya membingungkan, bahkan kadang tidak bisa mengambil intisari apapun.

Untuk Siapa atau... Apa?

Tidak diragukan lagi bahwa menulis artikel (konten) blog adalah pekerjaan besar. Tidak perlu menjadi seseorang yang jenius untuk mengetahui hal ini. Setiap hari, ribuan artikel blog baru diterbitkan dan dirilis ke dunia internet, demikian pula dengan pemunculan blog-blog baru yang kian hari kian berjejal. Sebagian memberikan kesan dan menarik perhatian, sebagian lainnya kehilangan atau tidak punya intensi sama sekali. Konten tersebut tidak ditulis untuk orang yang tepat. Hah? Bagaimana bisa? Maksud saya, konten tersebut tidak ditulis untuk orang-orang sebagaimana yang ditargetkan oleh judul dan isi  konten itu.

Untuk lebih memperjelas, artikel blog setidaknya memiliki 3 pilihan target:
1. Pembaca
2. Google
3. Penulis blog sendiri

Yang pertama sudah jelas.Yang kedua, sudah jelas pula jika si Blogger sudah berkenalan dengan dunia SEO blog, dan terutama mentarget Google. Yang ketiga? Maksudnya gimana tuh, om? Mungkin agak tidak masuk akal,  tapi motivasi untuk poin ketiga ini sangat jelas, dan dapat dibaca dari artikel yang ditulis. Saya akan membahasnya belakangan.

Faktor Readability dan Tujuan Penulisan

Readability bisa diartikan sebagai kemampuan sebuah tulisan untuk bisa dibaca dan dicerna dengan baik oleh pembaca. Kaitannya adalah dengan kenyamanan membaca. Faktor-faktornya ditentukan pada susunan tulisan, seperti, misalnya, font yang dipilih, panjang pendek paragraf, diksi atau pilihan kata, penggunaan heading untuk memilah, komposisi, struktur, dan lain sebagainya; serta kualitas isi konten/artikel. Hal ini menjadi prasyarat untuk bisa membuat artikel (blog) yang menarik dan dapat dibaca dengan nyaman. 

Tujuan penulisan berpengaruh besar pada penggunaan faktor-faktor tersebut. Jika anda membuat artikel untuk pembaca, tentu akan sangat mawas dengan format tulisan dan kualitas artikel yang anda buat:  Apakah sudah enak dibaca? Apakah isinya sudah pantas disuguhkan? Sayangnya, saya banyak menemui artikel blog dengan struktur yang ala kadarnya, karena tidak lain tujuannya adalah sekedar untuk Google. Google adalah mesin, yang tidak memperhatikan kenyamanan, hanya membaca tag-tag dan isi teks tanpa memperhatikan faktor-faktor lainnya. Tidak jarang, artikel-artikel demikian cuma berisi keyword-keyword yang dipaksakan dan ditumpuk sebanyak-banyaknya agar Google mengetahui penekanannya. Istilah jawanya, "mekso banget...".

Dalam hasil pencarian, beberapa artikel tampak wah, menakjubkan, ditandai dengan judul yang bombastis, "5 Tips Praktis Menjadi Blogger Profesional", "10 Cara Menakjubkan Meraup Dollar dari Internet, Terbukti!", dan sejenisnya. Setelah pengunjung klik dan masuk pada halaman yang dimaksud, isinya kosong melompong. Hanya berisi keyword-keyword, beberapa baris kalimat, serta tidak ada pembahasan atau solusi yang jelas.

Menghindari Penulisan Artikel Spam

Google sudah menegaskan berkali-kali bahwa sebuah konten web harus memiliki penekanan nilai (valuable content) untuk pembaca. Alih-alih, konten atau artikel yang hanya ditujukan pada Google (spam content) berbahaya bagi usaha SEO yang dilakukan karena Google menganggapnya merugikan pembaca dan mengotori hasil pencarian. Tugas Algoritma Google Panda ada di wilayah ini

Cara untuk menghindari cap spam oleh Google sederhana sekali: pikirkan pembaca. Memberikan penekanan pada kepentingan pembaca akan menghindarkan anda dari upaya-upaya spamming. Ketika hendak menyisipkan keyword, misalnya, pikirkan apakah pembaca akan merasa bingung, tidak nyaman, dibuat berputar-putar? Jika tidak memungkinkan menyisipkan keyword secara natural, urungkan.

Menurut hemat saya, artikel yang ditulis secara natural akan menghadirkan rangkaian-rangkaian keyword dengan sendirinya, sehingga, bagi saya pribadi, saya lebih suka untuk tidak berpikir tentang menyisipkan keyword sama sekali. Namun demikian, apabila anda merasa masih ada kebutuhan untuk itu, berikan perkiraan persentase. Jika harus disampaikan dalam bentuk proporsi angka, yah.. kira-kira berikan sekitar 70% untuk pembaca dan 30% untuk Google.

Semua Tentang Saya

Seperti yang disinggung sedikit di atas, ada satu lagi tujuan penulisan artikel blog: untuk penulis artikel blog itu sendiri. Yang saya maksud adalah si blogger terlalu banyak memikirkan diri sendiri tanpa memikirkan kebutuhan pembaca. Ada 2 konteks:

1. Terlalu banyak berbicara tentang diri sendiri, yang seharusnya cukup dia simpan sendiri. Kecuali blog-blog yang benar-benar bersifat pribadi. Istilah inipun juga rancu karena sebenarnya tidak ada blog yang benar-benar pribadi (kecuali di-setting untuk hanya bisa dibaca diri sendiri, yah semacam diary lah he..he..).  Ingat, blog bukan Facebook. 

Ini jauh berbeda dengan konteks menyampaikan sebuah pengalaman yang dapat diambil intisari, solusi, dan pelajarannya bagi kepentingan atau masalah orang lain, atau yang memiliki unsur hiburan. Konsep yang diusung adalah cerita, ada pemilihan topik yang disadari betul oleh penulisnya. Ada beberapa cerita pribadi yang sangat menarik, menghibur, memberikan pengalaman, pelajaran, seperti misalnya artikel-artikel di salah satu blog favorit saya, blog mbak Dewi Fatma, atau salah satu blog yang cukup terkenal, Raditya Dika. Meskipun tampak sebagai cerita sehari-hari dan personal, tapi tidak bisa dilepaskan dari unsur kepenulisan naskah cerita: pemilihan topik, konsep, dan seterusnya.

Pengcualiannya, ini sah jika anda memang benar-benar membuat blog untuk berkomunikasi, bercerita, dan berkeluh kesah dengan teman lainnya. Jangankan pembaca umum, SEO pun tidak diperlukan. Tapi jika anda membuat judul-judul yang bersifat umum, maka bertanggungjawablah secara keseluruhan terhadap pembaca umum.

2. Terlalu banyak mengumbar informasi pribadi yang tidak perlu, misalnya tentang keahlian-keahlian teknis dan tingkat pengetahuan anda pada suatu topik yang dibicarakan. Ini tidak perlu. Gunakan "saya" sebagai subyek dalam artikel, tapi bukan "tentang saya". 

Biarlah pembaca sendiri yang membuat kesimpulan tentang keahlian anda melalui tulisan-tulisan anda tanpa harus mendapatkan penjelasan tentang keahlian dan bidang apa yang anda kerjakan di dalam artikel.

Jika memang diperlukan sediakan ruang, halaman "tentang saya" atau "about me", atau website/blog khusus yang memberikan penjelasan tentang keahlian anda dan atau jasa yang ditawarkan. Pembaca yang penasaran pasti akan mencari informasi tentang anda. Jika informasi tersebut disampaikan di dalam konten/artikel, pembaca akan merasa terlalu dijejali informasi tentang anda, anda, dan anda. Mereka datang untuk mencari informasi, wacana, tawaran, solusi, atau hiburan; bukan informasi tentang anda.

Kesimpulan

Apabila diramu dengan tepat, konten blog adalah media yang ampuh untuk membangun keterlibatan diri  anda dengan pengunjung. Memikirkan pembaca dan meramu konten dengan baik akan membantu anda membangun otoritas pada niche yang diusung. Namun demikian, tidak sedikit blogger yang memiliki motivasi menulis hanya untuk Google atau dirinya sendiri. Jika ini terjadi, maka kemungkinan besar pengunjung tidak akan datang untuk kedua kalinya dan seterusnya. Konten berkualitas dan ditujukan untuk membantu pembaca akan memiliki kesempatan besar untuk dibagi, dijadikan referensi, dan membuat pengunjung  menanti-nanti konten anda berikutnya.

Yah, have a nice blogging and keep up the good work, as always. :)

© Copyright 2013 - 'til drop. buka-rahasia.blogspot.com

Dasar Analisis Keyword yang Efektif untuk Meningkatkan SEO

Cara Analisa Keyword SEO.
Hi, it's time to get back to basic SEO again, dudes! :) Tapi sebelumnya saya mau kasih intro dulu. Yah bisa dibilang curhat lah...Semoga bisa menjadi refleksi kita bersama.

Sebuah usaha tanpa dasar hanya akan memberikan dampak positif singkat. Benar tidak? Apalagi dalam hal SEO. Seseorang bisa saja mengikuti rumus spam kuno. Saya tidak perlu menyebutkan nama rumusnya di sini, semua pasti sudah tahu. Berbagi backlink dengan sistem "mirip" MLM, dimana yang paling atas paling banyak backlinknya. Sedangkan kontennya hanya berisi "cara cepat menaikkan pagerank dan terbukti". Hadeeh... Terbukti nyepamnya kali ya. Kalo cara itu diterapkan 5 sampai 10 tahun yang lalu, mungkin ada efeknya. Tapi kalo sekarang? Jangankan dapat PR, menurun dengan konsisten tuh SERP-nya. Herannya, tips-tips blackhat kuno semacam itu masih diikuti saja. Ada yang bilang A, ngikut. Ada yang bilang B, ngikut juga. Lama-lama justru amburadul SEO blog-nya. Akhirnya menyerah, dan bubar. Padahal blog belum terisi konten yang bisa dibilang memadai bagi seorang yang mau disebut blogger.

Kelirunya dimana? Ya karena mungkin kita terlalu banyak mie instan (atau susu instan cap nona?!) kali ya. Pengennya cepet-cepet. Cepat dapat pagerank, cepat naik trafficnya, cepat dapat duit, cepat... cepat.... dan cepat. Sampai-sampai menulis saja tidak sempat. Akhirnya memutuskan cari jalan pintas, copas. Niatnya mau kasih makan orang dengan santapan ilmu, tapi dia lupa (atau malas?) nyuapin dirinya sendiri. Sampai-sampai karena tidak tercapai, akhirnya berbuat curang dengan kebohongan. Demikian dalam SEO. Apabila kita mau mempelajarinya dengan benar, secara esensial, kita pasti akan mengetahui celah yang benar pula. Tidak ada usaha yang dalam waktu singkat dapat tercapai, kecuali dengan mengetahui esensinya. Itupun butuh proses. Belajar blogging butuh proses, SEO pun butuh proses. Tidak ada yang instan! Bullshit kalo ada yang bilang dalam semalam, ditinggal tidur, uang ngalir sendiri. Ah ada kok yang gitu, om! Iyaa, tapi sebelumnya pasti diikuti dengan proses dulu, yang tentu tidak sebentar. Setelah itu baarruuru "panen raya".

Enough curhatnya. Kembali ke PC!

Nah, apakah ada kaitannya dengan topik yang dibicarakan ini? ada kok (mudah-mudahan). Keyword adalah kata kunci yang digunakan oleh user search engine untuk mencari listing halaman web yang dimunculkan dalam hasil pencarian. Keyword ini tentunya berdasarkan pada isi konten halaman yang dimaksud oleh si pencari. Oleh karena itu, keyword menjadi esensi utama dari relevansi konten. Tanpa menggunakan keyword di dalam konten, akan sulit sekali bagi Google menentukan relevansinya.

Keyword yang baik di dalam sebuah konten memiliki peran penting dalam meningkatkan visibilitas halaman web/blog di search engine di samping upaya link building. Susunan keyword yang tepat dan variatif akan meningkatkan persentase kemunculan web/blog di hasil pencarian halaman utama SE karena dianggap memiliki relevansi lebih tinggi. Namun demikian, ini tidak bisa disalahartikan sebagai menggunakan keyword sebanyak-banyaknya di dalam konten (spamming). Berbagai update algoritma Google telah mencium strategi pembanjiran keyword ini dan menyingkirkan situs-situs yang hanya bermain keyword saja, tanpa konten memadai. Update algoritma terbaru, yang sempat melibas banyak situs-situs doorway dan situs-situs berkualitas rendah lainnya, adalah Panda. Jadi, kesimpulannya, jangan pernah mengasumsikan bahwa membanjiri keyword, menentukan keyword density hingga berlebihan, dan sejenisnya akan langsung meningkatkan peringkat blog anda. Filter Panda cukup kuat, dan usaha tersebut justru berbahaya. Ini juga menjadi dasar asumsi atas poin-poin yang ingin saya sampaikan berikut, sehingga jangan terus mengasumsikannya sebagai upaya pembanjiran keyword.

1. Gunakan keyword yang lebih detil dan sempit. Maksudnya, apabila web/blog anda memiliki niche yang jelas, maka perdalam keyword yang digunakan. Keyword "tips internet" tentunya bukan pilihan bijak, karena anda akan bersaing dengan banyak sekali website dan blog, tidak hanya dari Indonesia, tapi dari seluruh dunia. Tingkat kompetisi seperti ini sebaiknya dihindari, apalagi jika situs anda belum memiliki otoritas yang cukup kuat. Pelajari keyword apa yang memungkinkan anda target sesuai dengan konten anda, namun memiliki persaingan cukup rendah. Di sini saya tidak perlu menyarankan penggunaan tool apapun, karena dengan menganalisa konten sendiri dan bermain dengan Google Search saya rasa sudah cukup.

2. Gunakan keyword tambahan pada keyword yang ditarget. Keyword tunggal sebagai target adalah tantangan yang sangat berat. Demikian juga keyword phrase (keyword dua kata). Esensinya, semakin banyak variasi kata, semakin mudah persaingan. Dikenal istilah long tail keywords, keyword yang terdiri dari beberapa kata, panjang, dan mempersempit hasil pencarian. Misalnya, menggunakan keyword "blogspot" adalah keyword tunggal yang tentunya tidak spesifik, tidak memiliki maksud jelas, tapi tingkat persaingannya cukup tinggi, 2.5 milyar! Tentu bukan ide bagus jika anda mentarget itu. Demikian juga "trik blogspot", dan keyword-keyword frasal lainnya. Tapi jika pengunjung mengetikkan "trik blogspot terbaru", dan itu menjadi target anda, meskipun persaingan lebih kecil, tapi kemungkinan klik sangat besar, karena kesempatan blog anda untuk nongol juga besar. Semakin panjang, semakin variatif, semakin sempit. Trik ini juga berlaku untuk halaman posting. Biasakan membuat variasi keyword pada judul konten dengan long tail keywords. Lakukan analisis kecil-kecilan untuk mengetahui keyword panjang apa saja yang mungkin dimasukkan.

3. Perluas jangkauan keyword dengan memikirkan kebutuhan pembaca. Ini bukan berarti memperluas niche blog, tapi memperluas jangkauan pembaca kepada blog karena ada keterkaitan tema. Pikirkan keyword-keyword yang tidak secara langsung berkaitan dengan niche, tapi menarik bagi pembaca, dan gunakan keyword-keyword tersebut. Misalnya, jika blog anda berfokus pada "internet marketing" secara umum, pikirkan kebutuhan pembaca yang bersifat khusus, misalnya "affiliate marketing", "cari uang dari blog", bahkan "e-commerce". Ketika pembaca menemukan halaman anda pada hasil pencariannya, maka anda mendapatkan tambahan traffic.

4. Dengarkan pembaca melalui analisis traffic. Sumber paling sederhana untuk melacak keyword yang masuk pada web/blog adalah Google Webmaster Tools, tapi tentu anda juga bisa menggunakan tool-tool lainnya. Ada kalanya anda akan melihat berbagai macam keyword yang masuk di luar dugaan anda, dengan berbagai macam variasi dan panjang pendeknya. Anda akan melihat pada keyword tertentu yang tidak terduga justru cukup mendapatkan banyak klik, tapi pada keyword target justru lebih sedikit. Bandingkan kedua hal tersebut. Ambil mana saja yang menurut anda benar-benar menjadi kebutuhan pembaca; dan itulah sebenarnya yang lebih mudah ditarget :)

5. Pelajari dan refleksikan. Tidak semua keyword bisa berhasil digunakan pada situs yang berbeda. Daripada menghabiskan waktu mengoptimasikan keyword yang nyata-nyata sulit dicapai, perhatikan keyword apa saja yang berhasil pada web/blog anda, dan optimasikan dengan santai. Pelajari juga situs-situs lain yang sudah sukses dengan keyword-keywordnya. Pelajari juga struktur konten mereka karena ini juga menjadi penentu. Situs dengan struktur yang mudah dibaca (navigasi, deep linking, sitemap, dll) memungkinkan keyword-keyword dan halaman terdalam dapat dibaca dengan baik oleh search engine.

-------------

Sebagai penutup, pastikan upaya-upaya yang anda lakukan setelah melakukan analisis jauh dari yang disebut sebagai spam. Karena ini percuma saja dan dapat menyia-nyiakan upaya analisis keyword yang sudah dilakukan. Jika sudah siap, anda bisa langsung melakukan optimasi keyword pada konten/posting anda. Have a nice blogging, as always...

© Copyright 2013 - 'til drop. buka-rahasia.blogspot.com

Cara NgeBlog Tanpa SEO

Cara NgeBlog Tanpa SEO Tapi Hasilnya Wow-Nah kali ini saya akan berbagi tips lagi masih tentang Blogging.
Tapi ini bukan untuk SEO,melainkan sebaliknya sesuai Judul artikel.

"SEO" alias Search Engine Optimization atau banyak
dibilang optimasi mesin pencari adalah teknik yang
harus dikuasai seorang internet marketter atau
publisher.
 Mengapa ? karena tujuan utamanya adalah
mendapatkan pengunjung melalui mesin pencari
seperti Google,Bing,Yahoo dll. 

Hampir semua publisher menggunakan teknik SEO  untuk mengoptimasi blog/
website
nya sehingga memperoleh earning sesuai dengan yang diharapkan . 
Tapi sampai sekarang konsep utama SEO belum diketahui secara pasti
bahkan menjadi misteri, belum lagi Google dan search engine lainnya selalu merubah-rubah algoritmanya sehingga takan ada habisnya untuk mempelajari teknik SEO ini. 
Sebenarnya Google sendiri telah
memberitahukan bahwa ada teknik ampuh tanpa kita harus memikirkan urusan SEO, diantaranya :

“Content is a king” and “Trend is a power“.
Konten yang orisinil dan unik akan diperlakukan Google sebagai raja dan bila diperkuat dengan
trend” maka akan menjadi SEO yang paling ampuh. 
Oh ya? tapi menurut saya hal ini tidak mutlak,toh ternyata beberapa konten saya di blog lainya yang saya jamin
unik dan orisinil tidak menjadi yang teratas di search
engine. 
Mengapa ? ada beberapa faktor penyebabnya : 
(1) Ada blog lain yang memiliki kata
kunci yang sama (meskipun isinya beda) dan kekuatannya yang lebih besar dari blog kita. 
(2) Ada
pihak lain yang copy paste tulisan kita tanpa menyantumkan link sumbernya. 
Saya pun penasaran, akhirnya saya coba buat satu blog baru yang juga copy paste tanpa memberikan link sumber namun sebelumnya saya harus mengetahui trend yang sedang banyak dicari pada saat ini. 
Caranya saya browsing satu kata kunci utama yang akan saya jadikan keyword utama blog baru saya.

misalnya “Gosip Artis Terbaru” kemudian saya ambil satu Blog yang ada di halaman pertama dari pencarian tersebut. 
Website ini kemudian saya ikuti (di intai terus) setiap harinya,apa yang dia update saya update juga dengan teknik copas yang di random (paragrap nya diubah2 terus diberi kata2 pengantar supaya agak beda). 

Benar juga, hanya dalam sebulan blog saya sudah bisa mencapai kurang lebih 1000 Unique Visitor per day murni Tanpa SEO
Bahkan pada keyword tertentu saya bisa di posisi 1 mengalahkan sang sumber (jahat memang ternyata copy paste itu).
Lalu bagaimana cara kita membaca trend
ini adalah pertanyaan terbesarnya.. apa lagi bila kita membidik trend yang ada di negara lain seperti USA karena notabene nya pageviews dan click dari negeri ini bernilai sangat besar. 
Selama ini trend yang tidak pernah putus di dunia internet khususnya wilayah
USA dan Eropa ada beberapa (berdasarkan pengamatan saya) : 

1. News, berita yang sedang hangat dibicarakan 
2. Entertainment news, misal gossip selebriti dan semua hal yang berbau dunia hiburan 
3. Movie and TV Shows, film2 kelas atas seperti Hollywood slalu muncul setiap bulan dan TV
Shows dari premium channel di USA selalu menjadi trend di internet. 
4. Product Review, produk2 baru sering bermunculan terutama produk elektronik maka biasanya orang banyak mencarinya di internet Masih banyak trend lainnya yang belum digali dan hal ini memerlukan pengamatan dengan cermat. 
Bagi anda yang bingung bagaimana mencari pengunjung
dari USA, UK, dan Canada mungkin langkah diatas adalah yang paling tepat yaitu mencari sesuatu yang sedang trend disana maka pengunjung akan datang dengan sendirinya tanpa banyak menerapkan ilmu SEO. 

Faktor terakhir yang sangat menentukan adalah
waktu, semakin cepat kita mengupdate maka semakin besar peluang kita untuk menang di persaingan . 
Oleh karenanya sangat penting mengetahui beda waktu di Asia Fasifik dengan wilayah Eropa dan America, usahakan segera posting sebelum didaerah sana masuk waktu sore
karena biasanya pengunjung akan ramai pada saat sore setelah mereka pulang dari aktifitas kerjanya (biasanya jam 3-4 subuh waktu Indonesia) . 
Masih bingung ? kesimpulan nya :
Tentukan keyword yang
akan dibidik sesuai dengan point trend diatas, ambil 1–3 sumber untuk dibuntuti, dan posting berita secara
up to date.

 Keterangan : Cara ini hanya buat yang
kurang ngerti istilah SEO dan malas menerapkannya seperti saya hehe, tidak ada jaminan cara ini pasti
berhasil semua tergantung trend dan cara anda masing-masing..
Tapi untuk yang sudah pakar SEO juga tidak ada salahnya,toh banyak ahli SEO di luar sana yang menrapkan teknik ini.
Nah mungkin sudah cukup ini saja dulu,yang lain bisa meyusul lagi.
Semoga bermanfaat artikel tentang Cara Ngeblog Tanpa SEO.

Mengapa Widget Traffic Feedjit Merugikan Blog dan Pengunjung?

Hi, All. Dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan hasil analisis review salah satu widget traffic yang cukup terkenal dan memiliki fitur display yang bisa dibilang cukup (atau terlalu) komplit. Widget blog ini sangat lazim digunakan, khususnya pengguna Blogger, karena kemudahan setting dan "kekayaan" statistiknya. Saya sangat yakin tidak ada yang tidak tahu apa itu Feedjit Live Traffic Feed Widget.

Feedjit adalah widget traffic yang menampilkan data pengunjung secara langsung (live) dalam bentuk feed. Meskipun bukan secara realtime, namun ketika sebuah halaman web/blog dibuka oleh pengunjung, maka data-data yang ditampilkan adalah informasi terakhir (refreshed). Jika sebuah website/blog memiliki traffic cukup tinggi, maka frekuensi refresh akan semakin tinggi pula, dengan data yang lumayan lengkap. Ini yang membuat banyak blogger kepincuti. Selain praktis digunakan, widget ini bisa digunakan untuk ajang unjuk gigi capaian traffic blog, yah seperti beberapa widget dari platform lainnya. Bedanya, widget ini menampilkan informasi yang jauh lebih lengkap, langsung ke hadapan umum, tanpa harus melalui proses klik sekalipun. Meskipun kebanyakan menggunakan versi free, dan tidak menampilkan IP, tapi widget ini masih cukup lengkap datanya.

Saat Mengunjungi Blog Pengguna Widget Feedjit, Saya...


Saya sangat yakin sobat semua pernah secara tidak sengaja datang ke sebuah blog yang menggunakan Feedjit. Perhatian akan langsung terfokus pada widget istimewa satu ini. Saya pun juga demikian. Yang pertama saya lihat adalah list atau daftar pengunjung, dan mendapati statistik traffic saya ada di urutan ke atas, yah... semacam "0 Seconds ago, a visitor from Jakarta viewed "Judul Halaman Blog" dan seterusnya...". Apalagi ada data keyword search engine yang sebelumnya saya gunakan untuk menuju blog tersebut. Hmmm... Pemilik blognya akan senang, atau merasa rugi?

Efek Feedjit dan Widget Traffic Sejenis Bagi Privasi Pengunjung


1. Bagi pengunjung umum.

Sebagai pemilik halaman web di dunia internet, saya dan anda harus mawas dan menjaga privasi pengunjung. Menghindari kemungkin log dan cookies (pada web membership atau yang menyimpan data pengunjung sebagai data kunjungan berikutnya) memang tidak mungkin karena semua pemilik web pasti membutuhkan dan menggunakan statistics tracker untuk menyimpan, mengetahui, serta menganalisis data kunjungan. Ini adalah konsekuensi dari pengunjung web yang sudah dimahfumi. Tapi jika harus menampilkan data-data traffic tersebut di muka umum, inilah masalahnya. User berhak mendapatkan jaminan privasi dan pemilik web, dan ini juga merupakan aturan tersirat (maupun tersurat, biasanya dalam halaman "privacy policy") yang sudah lazim dipahami dan diterima banyak orang.

Sedangkan feedjit menampilkan terlalu banyak hal di muka publik, bukan hanya jumlah visitor online atau kunjungan, tapi juga waktu, asal/referral kunjungan, kota, juga halaman yang dibuka. Saya pribadi merasa risih dengan tampilan seperti ini. Meskipun tahu bahwa setiap kunjungan pasti "dimata-matai" oleh pemilik web/blog, tapi jika hasil "permata-mataan" itu kemudian dipampangkan di depan umum, saya merasa seperti "ditelanjangi". Dan, tentu saja, ini juga dialami oleh banyak pengunjung web/blog. Dalam sebuah case study kecil, saya lihat traffic pengunjung terlalu fluktuatif (bounce rate tinggi); pengunjung yang melihat data kunjungannya ditampilkan di halaman web yang dia kunjungi cenderung cepat lari meninggalkan/menutup halaman web tersebut.

Beberapa widget sejenis feedjit, meskipun tidak "segahar" feedjit, yang memungkinkan pengunjung untuk dapat membuka statistik traffic secara bebas sebenarnya membuat risih juga. Ketika dia membuka link pada widget statistik blog yang dipasang, dia akan melihat statistik pribadinya di sana.

2. Bagi pengguna/member Feedjit

feedjit
Tahukah bahwa jika anda merupakan pengguna widget Feedjit, baik versi free, advanced, maupun pro, maka anda bersedia untuk memberikan kewenangan bagi Feedjit untuk menampilkan data-data anda? Setiap member yang mengunjungi halaman web/blog yang menggunakan Feedjit akan ditampilkan dengan data lengkap sesuai informasi membership yang anda simpan.

Seperti data di samping, data anda sebagai member feedjit akan ditampilkan di manapun. Feedjit berdalih, dengan cara ini anda akan lebih dikenal oleh pemilik web/blog dan bisa menjalin pertemanan. Bagi blog, ini akan memperluas popularitas dan viralitas bisnis. Benarkah demikian?  Tidak, pengunjung akan jauh lebih merasa lebih risih! Saya rasa masih ada banyak cara yang jauh lebih santun untuk membuat jalinan pertemanan dan membuat bisnis semakin viral tanpa harus mengorbankan privasi pengunjung!

Tentu akan ada yang berdalih: gunakan anonymous proxy, bersihkan cookies, hapus data pribadi dari feedjit, ubah data kota di feedjit, dan seterusnya. Gitu aja repot?! Tapi, apakah semua pengunjung mengerti, mawas, dan mau direpotkan dengan cara seperti itu? Saya kira tidak. Lagipula, cookies bersifat sementara saja. Lain kali anda mengunjungi, data pribadi baru akan terbaca dan tersimpan lagi.

Efek Widget Feedjit Bagi Website atau Blog


1. Feedjit menampilkan informasi lengkap sebuah kunjungan blog

Karena saking lengkapnya data yang ditampilkan, efek buruk dari widget ini jauh lebih banyak dari efek positifnya. Yang paling vital adalah penampilan keyword pencarian yang digunakan oleh pengunjung. Keyword-keyword yang memiliki persaingan tinggi lengkap dengan informasi halaman tujuan akan menjadi bahan empuk bagi pesaing web/blog anda untuk mengoptimasi web/blognya. Jangan heran apabila dalam beberapa waktu kemudian pengunjung yang datang dari keyword-keyword tersebut akan berkurang, entah dari halaman anda yang dicopas dan kemudian dioptimasikan, atau dengan halaman yang sudah ada dan dioptimasi sesuai keyword.

Satu lagi. Bisakah statistik suatu website bisa dilihat oleh siapapun tanpa harus masuk ke website tersebut? Ya, bisa! Dengan mengetikkan live.feedjit.com/live/urlhomepage/0/ di address bar browser anda, anda bisa langsung mengintip statistik traffic website/blog lain! Sebaliknya, jika anda menggunakan  widget feedjit, bersiap-siaplah juga untuk dimata-matai orang lain langsung melalui feedjit, secara bebas, tanpa harus masuk ke halaman blog anda.

2.  Feedjit menampilkan iklan

Saya kira, mayoritas user feedjit adalah member free account. Artinya, penggunaan widget tidak dibebani biaya apapun. Sayangnya, sebagian tidak benar-benar paham bahwa account ini tidak free. Widget Feedjit pada free acccount diikuti dengan iklan di bagian bawahnya. Inilah biaya yang harus anda bayar: iklan gratis! Bagi saya, tidak ada alasan apapun bagi saya untuk mempertahankan widget seperti ini. Saya tidak mau ada konsep "iklan" ada pada widget di blog saya, sedangkan saya tidak mendapatkan imbalan apapun kecuali fungsi widget yang sebenarnya juga merugikan. Saya juga tidak mau kehilangan pengunjung dengan mengirimkan mereka ke website pengiklan tanpa kompensasi apapun. Iklan adalah iklan, berbeda dengan referensi. Referensi adalah apa yang diketahui betul dan disarankan untuk dikunjungi.

3. Obsesi pencapaian traffic yang berlebihan

Sebenarnya kasus ini tidak hanya terjadi pada pengguna Feedjit, tapi juga pengguna widget yang menampilkan statistik traffic lainnya, namun pada feedjit bisa lebih parah lagi. Upaya untuk merefresh data akan semakin meningkat karena keingintahuan besar pada perkembangan traffic setiap detiknya. Bisa dibilang, orang yang terobsesi secara keterlaluan terhadap traffic adalah maniak traffic. Isi aktivitasnya hanyalah mengetahui traffic, traffic, dan traffic. Traffic blog penting, tapi memahami statistik traffic tidak harus per detik! Justru, memahami statistik traffic seharusnya dalam kuantitas per minggu, per bulan, yah atau secepat-cepatnya satu hari lah, jika tidak bisa menahan. Itu sudah cukup untuk melakukan analisis. Per hari, bahkan per jam atau per detik tidak akan memberikan analisis yang valid.

4. Pembatasan log traffic

Feedjit adalah satu-satunya layanan statistik traffic gratis yang memiliki log cukup singkat dan pendek. Bayangkan, jika anda hanya memiliki traffic cukup tinggi, dapatkah anda melakukan analisis? Tidak sama sekali! Satu-satunya akun feedjit yang menampilkan informasi tanpa batas, dan bisa dengan hidden tracker, adalah pro membership, 9.95 dollar per bulan, coy. Saya pilih "say no to feedjit"! Ada layanan tracker lain yang tidak berbayar, sedikit batasan, namun dengan fitur yang wah dan ada hidden tracker-nya. Sebut saja di antaranya adalah Histats, StatCounter, Google Analytics, SiteMeter, dan lain-lain. Bahkan statcounter dan sitemeter ada laporan rangkuman statistik traffic mingguan via email.

-----------

Saya dulu pernah membahas tentang bahaya menampilkan statistik traffic pada widget blog. Selain itu, jika anda menengok pada web-web atau blog-blog yang sudah cukup handal dan terkenal, anda tidak akan melihat widget traffic semacam feedjit, atau minimal mereka hanya akan menampilkan online users saja, tanpa akses ke statistik yang lebih lengkap. Privacy pengunjung adalah hal yang sangat penting, sama seperti kenyamanan mereka ketika melakukan browsing, dan ketika menikmati konten. Akses statistik adalah wilayah pemilik web/blog, dan akses memungkinkan lainnya adalah para advertiser, atau pihak-pihak yang benar-benar membutuhkannya. Mungkin anda pernah melihat review feedjit pada techblog berkelas seperti TechCrunch (milik AOL), jangan percaya. Jelas lah itu adalah review bayaran. Saya yakin TechCrunh sendiri tidak menggunakan Feedjit.

-----------

Kesimpulan

Esensi dari wacana di atas bersumber pada privasi pengunjung dan efek suatu fungsi layanan, baik layanan dari web/blog maupun dari eksternal (pihak ketiga, misalnya widget). Terkadang kita terlalu bersemangat, lupa, dan berusaha menampilkan banyak hal, namun tidak menyadari bahwa sebagian darinya justru merugikan; baik untuk pengunjung maupun untuk web/blog.

Have a nice blogging, as always.... :)

© Copyright 2013 - 'til drop. buka-rahasia.blogspot.com

7 STYLE WIDGET POPULER POST DI BLOGGER


Krumpuls - 7 STYLE WIDGET POPULER POST DI BLOGGER - Dalam posting ini saya menyajikan tujuh gaya untuk widget popular post di blogger.

Berikut akan saya share langkah-langkahnya:
Pertama, Anda perlu menambahkan widget Populer post di blog. yaitu, Pergi ke Layout > Tambah Gedget, lalu pilih widget populer di Post. Kemudian hapus centang gambar thumbnail dan potongan. Jika Anda semua siap

Judul Artikel Anda Membosankan? Ini Solusinya!

Pengantar:
Hai, ini adalah artikel guest post lain dari sobat sesama copywriter, Anas. Akan sangat menarik untuk melihat blogging dari sisi lainnya: Penulisan Artikel. Saya pribadi sangat tertarik dan menjalani profesi copywriting, maka menyuguhkan artikel dari seorang copywriter lain akan memperkaya blog ini dengan referensi baru. Disini saya cukup mengantarkan saja dan tidak akan memperkenalkan copywriting dan content marketing lebih jauh, karena artikel berikut sudah cukup menjelaskan dasar-dasarnya. Disclaimer: Meskipun diterbitkan pada blog ini, bukan berarti seluruh pandangan maupun ide di dalam artikel ini mewakili atau merupakan bagian dari pandangan/ide saya selaku pemilik blog buka-rahasia.blogspot.com. Selamat membaca!
----------
Membuat Judul Artikel Blog Menarik.
Rio begitu bersemangat menulis sebuah artikel, tapi segera setelah dia mau menulis... Rio bingung dengan pertanyaan yang muncul dalam pikirannya, "Apa judul artikel untuk topik ini yang memastikan pembaca sulit mengabaikannya?"

Apakah Anda pernah mengalami itu?

Dan ini yang lebih menyenangkan (jika pilihan Anda bukan frustrasi)...

Bagaimana Anda memulai paragraf pertama?

Menulis memang proses mengeluarkan isi pikiran tapi ketika tulisan Anda berhadapan dengan pembaca...hal itu tidak cukup!

Pengunjung mendarat di blog dengan pikirannya yang sibuk dan merebut atensi mereka adalah misi yang mutlak perlu ada dalam artikel Anda (selain informasi yang ingin dibagikan).

Untuk itu artikel perlu sentuhan copywriting!

Copywriting adalah cara menjual lewat kata-kata yang persuasif.

Mari mulai dengan judul artikel (dengan pendekatan copywriting)...

Anda ingin menulis artikel tentang "Ide Bisnis Online" dan jika Anda membiarkan judul itu polos seperti itu...ada terlalu banyak judul yang sama bertebaran di internet...bagaimana cara memastikan bahwa judul artikel Anda mendapatkan atensi pembaca?

Gunakan 3 swipe file ini:

SWIPE 1: [Angka] Judul [Tak Seorangpun yang Tahu]
Contoh: 3 Ide Bisnis Online yang Tak Seorangpun yang Tahu

SWIPE 2: [Siapa Lagi] Judul [?]
Contoh: Siapa Lagi yang Mau Ide Bisnis Online Ini?

SWIPE 3: [Akhirnya] Judul [Waktu!]
Contoh: Akhirnya, Ide Bisnis Online yang Bisa Anda Kerjakan, Sekarang!

Masalah terpecahkan!

Tapi tunggu!

Ada satu kendala kecil lagi...

Bagaimana menulis sebuah paragraf pembuka sehingga pembaca sulit untuk tidak melanjutkan membaca artikel Anda?

Gunakan story!

Setiap orang telah terlatih dengan baik mendengarkan cerita...saya percaya Andapun seperti itu!

Kita sudah mendengarkan cerita semenjak kecil, Anda menyukainya hingga tertidur lelap seperti harapan orang tua Anda ketika membacakan dongeng sebelum tidur :)

Dan itu alasan Anda perlu mulai artikel dengan sebuah cerita (tapi dengan harapan yang berbeda - yaitu membuat Anda melanjutkan membaca, bukan tidur)

Anda tidak harus menulis script seperti penulis naskah film Hollywood melakukannya.

Anda amati bagaimana saya menulis paragraf pertama saya dalam artikel ini, itu sebuah story!

Caranya?

Simple!

Anda tinggal membuat sebuah tokoh fiktif lalu kaitkan tokoh itu berada dalam kondisi sesuai topik yang ingin Anda angkat dalam artikel Anda!

Cerita membantu memberikan "hiburan kecil" untuk pembaca Anda dan seperti Dan Kennedy katakan...
“Jika Anda tidak memiliki sesuatu yang menarik untuk dikatakan, jangan habiskan waktu mengatakannya!”
Kutipan itu bukan untuk menakuti Anda, mencegah Anda mulai menulis, tapi membantu Anda mendapatkan hasil akhir terbaik dari kualitas tulisan Anda sehingga indah disajikan untuk pembaca.

Dapat saya simpulkan, sebuah artikel harus mampu menjawab "Apa yang pembaca ingin dapatkan". Mulailah dengan menulis judul menggunakan sebuah pertanyaan, dan menyisipkan cerita singkat dalam paragraf pembuka akan membantu memberikan artikel Anda nyawa... Saya yakin pembaca akan menikmati artikel Anda.

Mau tips lebih lanjut untuk mempertajam tulisan Anda dan membebaskannya dari kata..."Boooriiingg...."? Kunjungi www.copywriting-anas.com/blog

Tentang penulis :
authorAnas adalah seorang copywriter dan blogger yang fokus dengan topik menulis artikel yang persuasif. Dia juga aktif menulis artikel tips dan trik menulis menggunakan teknik copywriting di www.copywriting-anas.com.

Menambahkan URL Sumber Otomatis Pada Artikel yang DiCopas

Catatan kecil:
Artikel ini ternyata sudah nangkring di jajaran draft artikel saya cukup lama. Jadi, mumpung kantor dan jam ngajar lagi libur, project website sudah kelar, tidak ada salahnya merayakan kebebasan (hahaha) dengan menerbitkan artikel ini, dengan sedikit revisi, meskipun mungkin sudah banyak yang mengimplementasikan dan membagi caranya. Selain itu, sia-sia rasanya jika sudah menyusun  sebuah script kecil, menuliskan artikelnya, dan menyimpannya dalam draft dalam waktu cukup lama, namun tidak menerbitkannya. So, let's go to the topic.

Sempat saya berpetualang ke beberapa artikel blog yang berbicara mengenai topik yang setidaknya hampir sama; yaitu tentang script anti right-click, anti copy (ctrl+C), anti text-selection, dan anti dragging (biasa digunakan untuk copy gambar dengan cara dragging/menggeser). Sayangnya, sebagian besar menyebutnya sebagai script anti copas. Padahal, secara logika, script-script tersebut fungsinya hanya untuk "mematikan" sebagian fitur browser saja, bukan untuk menghindarkan dari tindakan copy paste. Fungsinya hanya mengurangi kemungkinan/peluang teks atau gambar dicopas, namun sama sekali TIDAK BISA menghindarkan tindakan copas. Maksudnya? Tukang copas sekarang pada pinter, booo! Jika mereka tidak bisa copy langsung dari halaman web karena dihalangi beberapa script, biasanya mereka akan membuka page source (firefox) atau view-source (chrome), kemudian mengcopy text, bahkan code javascript, HTML, atau CSS yang mereka inginkan. Jadi kesimpulannya, nonsense kalo ada script yang berfungsi sebagai anti copas.

Topik yang saya bicarakan pada artikel ini sama sekali tidak berkaitan dengan script di atas. Melainkan mengenai memberi tanda tertentu pada sebagian teks atau artikel yang dicopy paste. Mungkin sebagian besar dari anda sudah menggunakan script ini, dan sebagian menggunakan script yang hampir sama namun melalui layanan sebuah website, tynt.com. Ada beberapa proses yang mesti dilewati untuk menggunakan tynt.com. Bahkan ketika menggunakan scriptnya di blog, ada beberapa proses muat terlebih dahulu (tynt akan merekam terlebih dahulu url halaman yang dicopy, menyimpannya dalam database, dst...). Padahal kebanyakan yang dicari hanya satu fiturnya saja, yaitu menampilkan url sumber pada teks yang dicopas.

Nah, karena yang disebut sebagai script anti copas sebenarnya tidak ada, menggunakan script url source adalah salah satu cara lain untuk menunjukkan bahwa suatu text/artikel memiliki sumber utama. Minimal anda dapat memberikan notifikasi pada si copaser bahwa artikel/teks yang dicopy wajib dicantumi sumber (meskipun si copaser mungkin saja menghapusnya, tahu lah saya isi otak tukang copas). Setidaknya ini merupakan upaya. Dan tidak ada salahnya berupaya, bukan? Copas selamanya tetap ada, dan copaser akan tetap berupaya bagaimanapun caranya untuk mendapatkan yang dia inginkan. Ibaratkan copas sebagai sebuah kejahatan, maka seorang penjahat akan menghalalkan segala cara dan melakukan apapun yang mungkin untuk mendapatkan yang diinginkan. Jika yang anda inginkan adalah menindak dan menghapus artikel yang dicopas dan dimuat di blog lain, caranya adalah dengan mengontak blog tersebut. Jika dirasa tidak mempan, maka harus ditempuh cara legal, minimal dengan menggunakan DMCA Notice. Selain itu, tidak ada cara lain lagi.

Kembali ke laptop. Karena penggunaan script url source melalui tynt.com harus menempuh beberapa proses tetek bengek, dan juga berpengaruh pada loading blog, maka saya menawarkan penggunaan script langsung yang dapat anda tanam di bagian body. Script ini awalnya terdiri dari dua jenis, PHP dan Javascript, dan biasa saya gunakan pada website berplatform WordPress. Dengan sedikit modifikasi dan memurnikan ke dalam javascript, script ini dapat digunakan pada Blogger. Mungkin anda pernah menemui script sejenis. Jika belum, dan tertarik, silahkan gunakan saja :)
<script type='text/javascript'>
function addLink(){var a=document.getElementsByTagName("body")[0];var b;b=window.getSelection();var c="<br/><br/> Sumber: <a href='"+document.location.href+"'>"+document.location.href+"</a><br/>Konten adalah milik dan hak cipta buka-rahasia.blogspot.com";var d=b+c;var e=document.createElement("div");e.style.position="absolute";e.style.left="-99999px";a.appendChild(e);e.innerHTML=d;b.selectAllChildren(e);window.setTimeout(function(){a.removeChild(e)},0)}document.oncopy=addLink
</script>
a. Copy script di atas
b. Ganti teks pada bagian script yang berwarna merah sesuai dengan keinginan anda
c. Buka dashboard > template > Edit HTML
d. Letakkan di bagian body (antara <body> dan </body>). Agar tidak mengganggu kinerja script lain dan dimuat belakangan, letakkan tepat di atas </body> saja. Tag tersebut ada di bagian paling bontot alias paling bawah sebelum tag penutup </html>, jadi langsung scroooooooolll aja, bablaaaassss ke bawah.
e. Save template and done.

Contoh hasil teks yang dicopy dan dipaste di media lain (Facebook status editor):
Note: Script ini akan bekerja pada berbagai jenis teks dan di manapun letaknya, jadi mungkin akan sangat mengganggu user apabila artikel di blog anda memuat script yang dibagi dan bebas dicopy. Jadi perlu diperhatikan betul penggunaannya.

That is it and have a nice blogging.

© 2012/13 - 'til drop. buka-rahasia.blogspot.com. All rights reserved.

Fitur GooglePlus Mentions Hadir di Posting Blogger

Google Plus Mentions for Blogger
QUICK POST:
Fitur mentions (@ pada Facebook dan Twitter serta +/@ pada Google+) adalah fitur yang sangat efektif untuk memberikan notifikasi pada seseorang yang terkait atau terlibat dalam pembicaraan/aktivitas tertentu. Nah, kini fitur mentions pada Google+ dapat juga digunakan di Blogger. Cara menampilkannya pun cukup sederhana. Anda dapat mengaitkan (mention) profil Google+ teman anda atau pun Google+ Page di artikel/posting blog anda.

Ketika anda membuat sebuah posting melalui post editor Blogger, cukup ketikkan + atau @ diikuti dengan nama profile atau nama Google+ Page, secara otomatis akan muncul beberapa nama dalam sebuah list, dan anda dapat memilih nama yang dikehendaki.
Bagi yang belum tahu, tentu ada syarat khusus agar fitur ini bisa muncul dan digunakan pada Blogger. Sebelumnya anda sudah harus mengintegrasikan atau menggantikan profile Blogger dengan GooglePlus. Jika belum, simak Cara Integrasi Profil Blogger dengan Profil Google+. Melalui integrasi ini, anda juga dapat menggunakan salah satu widget baru Blogger, Google+ Follower Gadget.

Satu lagi, jika anda telah menyetting untuk secara otomatis mempublikasikan artikel terbaru ke GooglePlus, maka nama-nama yang anda mention di dalam posting secara otomatis akan tampil di dalam share box.

Well, that's it and have a nice mentioning! :)